Dalam bahasa Indonesia,
Kita menyebutnya ‘kecewa’
Tapi dalam puisi
Ini tentang sekolah
Mengajarkan kepatuhan lebih dulu
Daripada keberanian berpikir.
Yang ketika kami
bertanya,
Mereka bilang:
“Jangan banyak bicara, nanti susah lulus.”
Padahal kami
datang untuk belajar,
Bukan untuk patuh.