Kecewa #13

 


Dalam bahasa Indonesia,
Kami menyebutnya kecewa.
Tapi dalam puisi,
Kami harus bicara
Karena internet pun mulai dibungkam.

Kami tidak lagi tahu
Mana yang disebut kritik,
Mana yang dianggap makar.

Semakin banyak hal yang tak boleh ditulis.
Semakin penting kami menuliskannya.